Menu
lazada

Angkutan Lebaran 2013 Diprediksi Naik 9-13 Persen Featured

  • Written by 
Antrian kendaraan pribadi di areal parkir dermaga 2, pelabuhan Bakauheni (Dok.Lampungterkini) Antrian kendaraan pribadi di areal parkir dermaga 2, pelabuhan Bakauheni (Dok.Lampungterkini)

KALIANDA, Lampungterkini.co.id- PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Bakauheni memprediksi angkutan mudik-balik lebaran tahun 2013 akan mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terjadi pada angkutan penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua, roda empat atau lebih. Hal tersebut dikemukakan oleh General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Yanus Lentanga dihadapan pihak terkait yang akan terlibat dalam angkutan lebaran 2013.

Pihak yang terlibat dalam angkutan lebaran terdiri dari Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), Otoritas pelabuhan, Dinas perhubungan, Kepolisian Polres Lamsel, KSKP Bakauheni,TNI, Organda, Syahbandar, Pemprov Lampung, Pemkab Lamsel serta stakeholder lain baik tingkat daerah maupun pusat  untuk kelancaran arus mudik lebaran.

Menurut Yanus, pemerintah memprediksi kenaikan penumpang pejalan kaki dalam angkutan lebaran tahun ini mencapai 13%, kendaraan mencapai 9-13%. Kenaikan tersebut menurut Yanus Lentanga akan menimbulkan persoalan yang kompleks yang harus dipecahkan oleh pihak terkait untuk memberikan pelayan kepada para penumpang.

Rapat persiapan yang dilakukan Jumat (28/6),dilakukan untuk mengetahui kendala, solusi, langkah antisipasi yang akan dilakukan guna menyambut arus lebaran tahun 2013. Dalam pemaparannya Yanus menyampaikan persoalan yang terjadi menyangkut penumpang pejalan kai, kendaraan roda dua, roda empat/lebih.

"Dari tahun ke tahun persoalan klasik saat arus mudik dan balik tetap sama namun berbeda dalam penangannya. Karenanya fasilitas dan sumberdaya manusia diperlukan untuk memberi kenyamanan kepada para pemudik lebaran, " ujar Yanus.

Tahun ini Hari Raya Idul Fitri akan jatuh pada 8-9 Agustus. Arus mudik lebaran diprediksi akan terjadi pada H-3. Pada H-3 arus penumpang pejalan kaki pada tahun 2012 mencapai 121.873 penumpang, roda dua 19.085, roda empat/lebih 11.743. Ditahun 2013 ini diperkirakan jumlah tersebut akan meningkat rata-rata sebesar 9-13 persen.

"Puncak arus mudik selalu terjadi pada malam hari. Itulah yang akhirnya menjadi persoalan yang harus kita selesaikan bersama. Demikian juga dengan arus balik, " ungkap Yanus.

Persiapan yang dilakukan nantinya meliputi pelayanan penumpang diantaranya penyediaan fasilitas menginap, posko informasi, pengaduan, posko terpadu, posko keamanan, posko SAR, serta pelayanan lainnya.

Kendala pada penumpang pejalan kaki menurut Yanus terjadi saat antrian di Gang Way, antrian pembelian tiket, ruang tunggu yang terbatas akibat kedatangan penumpang yang memilih menginap di pelabuhan sehingga mengakibatkan penumpukan.

Kendala pada angkutan roda dua di tahun 2012 beber Yanus, terjadi pada antrian pembelian tiket, antrian di parkir siap masuk, antrian menuju kapal serta pengaturan kendaran di kapal.

Kendala-kendala tersebutlah yang menurut Yanus menjadi pekerjaan rumah bersama. Karenanya ia memandang penting mengadakan rapat bersama pihak terkait dan rencananya evaluasi akan dilakukan hingga menjelang hari H persiapan untuk angkutan lebaran. Persiapan bahkan akan dilakukan jauh-jauh hari agar pihak-pihak terkait mempersiapkan diri sesuai dengan tugasnya masing-masing untuk pelayanan kepada para penumpang.

Sementara di hari ini, dari pantauan Lampungterkini, areal parkir dermaga 1 hingga 4 masih dipadati oleh kendaraan berbagai jenis. Kendaraan pribadi, truk bahkan kendaraan bermotor masih memadati areal parkir pelabuhan Bakauheni. Menurut Yanus Lentanga hal tersebut masih wajar dan diprediksi masih akan terjadi dalam empat belas hari ke depan.

"Kepadatan masih terjadi karena masih masa liburan. Jadi jika cuaca bersahabat dengan jumlah kapal 27 maka akan cepat terurai dan bisa diseberangkan ke Merak, " tutupnya.

(Hen)













back to top
Hosting Unlimited Indonesia

Silahkan Komentar